TREE DAN BINARY SEARCH TREE
TREE
Merupakan salah
satu bentuk struktur data tidak linear yang menggambarkan hubungan yang
bersifat hirarkis (hubungan one to many) antara elemen-elemen. Tree bisa
didefinisikan sebagai kumpulan simpul/node dengan satu elemen khusus yang
disebut Root dan node lainnya terbagi menjadi himpunan-himpunan yang saling tak
berhubungan satu sama lainnya (disebut subtree).
BINARY
SEARCH TREE
Binary Tree
adalah tree dengan syarat bahwa tiap node hanya boleh memiliki maksimal dua
subtree dan kedua subtree tersebut harus terpisah. Sesuai dengan definisi
tersebut, maka tiap node dalam binary tree hanya boleh memiliki paling banyak
dua child. Binary tree juga bisa diartikan dimana tree memiliki maximum
2 children / subtree untuk setiap node. Tujuan Binary Tree adalah untuk
mengurutkan value, supaya mempermudah dalam pencarian value.
Method Binary
Search Tree :
1. Pertama kita
harus memilih roof.
2. Jika nilai
berikutnyaa kurang dari roof maka kita tambahkan di sub sub pohon kiri.
3. Habisi itu kita
harus menulis atau mencetaknya.
Operasi dari
Binary Search Tree :
1. Find(x) : untuk
mencari.
2. Insert(x) :
untuk push / menambah.
3. Remove(x) :
untuk menghapus.
POHON
CARI BINAR
Pohon cari biner adalah pohon biner yang dirancang
untuk menskemakan urutan data yang akan dimasukkan ke dalam memori agar proses
pencarian, penghapusan dan penambahan data dapat berjalan secara efisien
dibanding dengan pemasukan data secara array maupun link.
Sifat dari skema pohon cari biner adalah : (1)
setiap elemen yang berada di left substreesselalu lebih kecil dari elemen yang ada di right substrees, (2) setiap elemen yang berada di right substrees selalu lebih besar atau sama
dengan elemen yang berada di left substrees.
Ada juga 3 jenis cara untuk melakukan penelusuran
data(Traversal) pada BST :
1.
PreOrder : Print data, telusur kekiri, telusur ke
kanan.
2.
InOrder : Telusur kekiri, print data, telusur ke
kanan.
3.
PostOrder : Telusur kekiri, telusur ke kanan, print
data.
Contoh : diketahui sekumpulan elemen sebagai berikut
:
60, 75, 25, 50, 15, 66, 33, 44
Pembentukan awal skema pohon binernya berturut-turut
sebagai berikut :
dan, hasil
akhirnya sebagai berikut :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar